Puri Kesiman

Pada masa lampau, Pulau Bali menganut sistem pemerintahan kerajaan dan berakhir setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia diumumkan. Saat itu seluruh pulau-pulau di nusantara ini bersatu dalam suatu sistem pemerintahan republik yang dipimpin oleh seorang presiden.

Namun demikian secara adat dan bakti masyarakat Bali pada leluhurnya mereka tetap menghormati raja terdahulu beserta keturunannya yang sampai saatini masih tinggal di istana atau puri mereka masing-masing. Puri Kesiman merupakan salah satu puri raja yang terletak di Jl. WR Supratman, Desa Kesiman, Denpasar Timur, Propinsi Bali.

Pada masa lalu Puri Kesiman adalah istana tempat tinggal Raja Kesiman beserta keluarganya, bangunan yang sangat indah dan artistik dengan konsep bangunan bercirikan khas Bali. Sama halnya dengan puri yang lain, Puri Kesiman memiliki beberapa bangunan yang saat ini ditempat oleh keluarga raja beserta keturunannya juga terdapat tempat persembahyangan khusus bagi keluarga raja.

Saat ini, Puri Kesiman juga dijadikan salah satu tujuan wisata kota Denpasar. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan Bali seutuhnya kepada wisatawan dalam dan luar negeri tentang apa dan bagaimana Bali pada saat lampau. Tidak hanya pesona alam yang mereka punya namun juga kehidupan sosial budaya yang begitu santun dan harmonis, selalu menjaga serta melestarikan warisan peninggalan leluhur mereka di masa lampau. 

Puri Kesiman dibuat sejak masa pemerintahan Raja Kesiman yang pertama, dimana pada saat itu juga difungsikan sebagai tempat pertemuan raja dengan banyak pihak dari luar kerajaan itu sendiri.

Meskipun tidak banyak fasilitas yang ada di pura ini, namun tersedianya ruang parkir dan toilet cukup membuat nyaman wisatawan yang datang ke puri ini.

Puri ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit perjalanan dengan jarak kira-kira 3 km dari pusat kota Denpasar.

Begitu banyak kesan yang takkan terlupakan bila anda berkunjung ke Bali, karena anda akan melihat serta mengetahui tentang apa dan bagaimana sebenarnya Pulau Dewata ini. Keselarasan dan kesahajaan kehidupan masyarakat Bali membuat kita terinspirasi untuk tetap saling menghormati dan menjaga apapun yang sudah ditinggalkan oleh para pendahulu kita agar tetap ada dan tidak musnah karena kemajuan jaman sehingga menjadi suatu ilmu bagi generasi selanjutnya.

Komentar